Senin, 08 September 2014

Komunikasi Interpersonal, Kelompok, dan antarbudaya

Komunikasi Interpersonal
adalah proses pertukaran informasi diantara seseorang atau biasanya dengan dua orang yang dapat diketahui feedbacknya.
Contoh: ketika saya menceritakan masalah dengan keluarga, saya akan mendapatkan feedback atau limbal balik yaitu berupa solusi dan sejenisnya
Faktor yang memepngaruhi komunikasi interpersonal menurut jalaludin Rakhmat (2007)
1.  Persepsi interpersonal, yaitu Pengaruh kebutuhan, kesiapan mental,   suasana emosional dan latar belakang budaya yang menentukan proses komunikasi  pada proses identifikasi oleh panca indra.
2.  Konsep diri, yaitu pandangan dan perasaan terhadap diri sendiri. setiap orang bertingkah laku sesuai dengan konsep dirinya.
3.  Atraksi Interpersonal, yaitu kesukaan terhadap orang lain, sikap positif dan daya tarik seseorang.
4. Hubungan Interpersonal, yaitu hubungan antara dua orang atau lebih yang saling memiliki ketergantungan

Komunikasi Kelompok
adalah komunikasi yang berlangsung antara 3 orang atau lebih yang memiliki tujuan tertentu dan saling bertukar informasi.
Contoh: Sebuah perusahaan rapat dengan kliennya untuk tujuan finansial
Dan B. Curtis, James J.Floyd, dan Jerril L. Winsor (2005, h. 149) menyatakan komunikasi kelompok terjani ketika tiga orang atau lebih bertatap muka, biasanya di bawah pengarahan seorang pemimpin untuk mencapai tujuan atau sasaran bersama dan mempengaruhi satu sama lain. Lebih mendalam ketiga ilmuwan tersebut menjabarkan sifat-sifat komunikasi kelompok sebagai berikut:


  1. Kelompok berkomunikasi melalui tatap muka
  2. Kelompok memiliki sedikit partisipan
  3. Kelompok bekerja di bawah arahan seseorang pemimpin
  4. Kelompok membagi tujuan atau sasaran bersama
  5. Anggota kelompok memiliki pengaruh atas satu sama lain.

Komunikasi Antarbudaya
adalah komunikasi yang terjadi antara orang - orang yang memiliki kebudayaan (cara hidup yang dianut sebuah kelompok) berbeda yaitu  berbeda ras, ekonomi, bahasa dan sebagainya.
Prinsip komunikasi antarbudaya:


  •    Relativitas Bahasa, bahasa mempengaruhi pemikiran dan perilaku seseorang, oleh karena itu penggunaan bahasa yang berbeda akan mempengaruhi pandangan pola pikir tentang dunia yang berbeda.
  •   Bahasa Sebagai Cermin Budaya, perbedaan budaya mempengaruhi pemahaman saat  saling berkomunikasi dan semakin besar perbedaan budaya makin sulit memahami  komunikasi, lebih banyak kesalahan kalimat, lebih besar  kemungkinan salah paham.
  •    Kesadaran Diri dan Perbedaan Antarbudaya, pada saat berkomunikasi perbedaan antarbudaya membuat kesadaran diri lebih waspada untuk mencegah mengatakan hal-hal yang mungkin terasa tidak patut dan membuat komuikator menjadi terlalu berhati-hati, tidak spontan, dan kurang percaya diri.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar